Sahur bisa disebut bekal untuk menjalani hari selama 13 jam
tanpa asupan makan minum. Ada baiknya Anda mulai menyingkirkan makanan yang digoreng, santan dan mi
instan. Sebab, ketiga jenis makanan itu bisa membuat perut lebih cepat lapar.
"Apalagi santan karena mengandung kalori tinggi jadi bikin siang sudah lemas," kata Dr Inayah Budiasti, M.S.,SpGK, seorang ahli gizi saat dihubungi VIVAlife, Jumat, 4 Juli 2014.
Dr Inayah pun menjelaskan alasan kenapa ketiga jenis makanan itu sebaiknya dihindari saat sahur.
Makanan yang digoreng
"Apalagi santan karena mengandung kalori tinggi jadi bikin siang sudah lemas," kata Dr Inayah Budiasti, M.S.,SpGK, seorang ahli gizi saat dihubungi VIVAlife, Jumat, 4 Juli 2014.
Dr Inayah pun menjelaskan alasan kenapa ketiga jenis makanan itu sebaiknya dihindari saat sahur.
Makanan yang digoreng
Makanan yang digoreng akan kehilangan gizi dan
nutrisi bersamaan dengan minyak. Sedangkan tubuh membutuhkan gizi dan nutrisi
selama kurang lebih 13 jam tidak makan minum.
Makanan mengandung santan
Makanan mengandung santan
Dr Inayah mengatakan bahwa menyantap makanan
bersantan saat sahur pada dasarnya tidak apa-apa. Namun, patut diketahui bahwa
makanan bersantan mengandung kalori tinggi.
Akibatnya usai menyantap makanan bersantan,
beban kerja atau beban metabolisme tubuh dipaksa bekerja keras saat pagi. Sementara
itu, di siang harinya, tubuh sudah merasa lapar dan lemas.
Makanan pedas
Menurut Dr Inayah, makanan pedas sebaiknya
dihindari saat sahur karena dapat merangsang asam lambung dan menimbulkan
kembung
.
Mi instan
Makanan ini menjadi idola anak indekos saat
sahur karena mudah dibuat dan mengenyangkan. Padahal, menurut Dr Inayah,
makanan yang diawetkan seperti mi instan mengandung nutrisi rendah.
Saat berpuasa, aktivitas tidak berkurang banyak,
sementara sel-sel tubuh berkurang. Oleh karena itu, diperlukan nutrisi dan gizi
untuk mengganti sel-sel tubuh yang berkurang. Jadi, jangan sahur sekadar
kenyang, namun perhatikan juga gizi dan nutrisinya.
Sumber:
live.viva.co.id
0 comments: